5 Contoh Prilaku Yang Mencerminkan Prinsip Demokrasi
1. Menjunjung Tinggi Persamaan
Budaya demokrasi Pancasila mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki persamaan harkat dan derajat dari sumber yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.Oleh sebab itu,dalam kehidupan sehari-hari hendaknya kita mampu membuat dan bertindak untuk menghargai orang lain sebagai wujud kesadaran diri kita untuk menerima keberagaman dalam masyarakat.Menjunjung tinggi persamaan mengandung makna bahwa kita mau berbagi dan terbuka menerima segala perbedaan pendapat,kritik,dan saran dari orang lain.Menjunjung tinggi persamaan merupakan suatu suatu bentuk kesadaran diri bahwa kita semua memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan.Dan di dalam menjunjung tinggi persamaan tersebut,kita sebagai warga negara tidak boleh untuk mengedepankan ego atau kepentingan suatu kelompok atau golongan saja,melainkan lebih mengedepankan kepentingan umum di dalam berdemokrasi.
2. Mengambil Keputusan Dengan Jalan Musyawarah Mufakat.
Mengambil keputusan dengan cara melalui musyawarah mufakat merupakan salah satu nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sejak lama telah dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.Dalam musyawarah mufakat terkandung makna bahwa pada setiap kesempatan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan diperlukan kesadaran dan kearifan (kebijaksanaan) untuk memutuskan suatu persoalan.Untuk itu,sebelum suatu keputusan diterapkan selalu didahului dengan dialog dan mau mendengar pendapat dari berbagai pihak,juga selalu diupayakan untuk memahami terlebih dahulu persoalan-persoalan yang ada.Sehingga Keputusan dengan jalan musyawarah mufakat akan menghasilkan keputusan yang mampu memuaskan banyak pihak sehingga dapat terhindar dari konflik-konflik vertikal dan horizontal.Serta keputusan yang terbaik atas suatu persoalan dapat muncul dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Mengutamakan Persatuan Dan Kesatuan Nasional
Dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara,sikap untuk lebih mengutamakan kepentingan orang lain (umum) daripada kepentingan pribadi (golongan) sangat penting untuk ditumbuhkan.Kesadaran setiap warga Negara untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan merupakan wujud cinta terhadap bangsa dan Negara.Kita sebagai warga Negara yang baik,harus mampu berpikir cerdas dan bekerja keras untuk kepentingan dan kemajuan bangsa dan Negara melalui berbagai bidang kehidupan yang dapat kita lakukan.Makna penting dalam memahami sikap mengutamakan persatuan dan kesatuan adalah bagaimana kita mampu berbuat tanpa pamrih untuk kepentingan bangsa dan Negara,betapapun itu yang kita lakukan merupakan hal-hal kecil dalam status dan profesi yang kita miliki.
4. Menjaga Keseimbangan Antara Hak Dan Kewajiban
Setiap manusia sejak kelahirannya,menerima anugerah (fitrah) hak asasi dari Tuhan Yang Maha Esa,yaitu berupa hak hidup,hak kebebasan,dan hak memiliki sesuatu.Penerapan akan hak-hak tersebut bukanlah sesuatu yang mutlak dan tanpa batas.Dalam kehidupan bermasyarakat,ada batas-batas yang harus dihormati bersama berupa hak-hak yang dimiliki oleh orang lain,sehingga batasan norma yang berlaku dapat dipatuhi.Untuk itu,dalam upaya mewujudkan tatanan kehidupan sehari-hari yang berdemokrasi baik perlu diterapkan bagi setiap warga Negara untuk menerima hak asasinya dengan semestinya dan juga melakukan dan mempertanggungjawabkan kewajibannya dengan sebaik-baiknya.
5. Membudayakan Sikap Yang Adil
Salah satu perbuatan mulia yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara adalah mampu bersikap bijak dan adil.Bijak dan adil dalam makna yang sederhana adalah perbuatan yang benar-benar dilakukan dengan perhitungan yang matang,mawas diri,mau memahami yang dilakukan oleh orang lain,dan proporsional.Masyarakat kita perlu mengembangkan budaya bijak dan adil dalam rangka mewujudkan kehidupan yang saling mengh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar